Jadi, Berapa Bintang untuk Bintang?

Pengulangan.

Itu.

Membosankan.

Pengulangan,

Itu.

Membosankan.

Pengulangan..

Itu…

***

“Ali, keluarkan kamera melayangmu”

“Raib, Ali, Seli, Siapa berjaga disana?”

“Kalian mau makan?”

ini,bukan (hanya) soal kalimat-kalimat yang muncul entah berapa puluh kali tersebut. ini lebih ke petualangan mereka di klan bintang  yang menurut saya cendrung seperti loop, bolak balik itu ke itu saja, walau si pengarang sudah berusaha menghadirkan tempat-tempat ‘indah’ seperti padang musim berganti  ( ini  nama karangan saya sendiri)  atau padang sampah yang lebih keren dari yang saya sebut pertama kali. ( dan yes,  saya ingin bekerja disana, menggantikan Zaad kalau boleh )

Selanjutnya, pengulangan lorong dan binatang raksasa yang mungkin masih bisa dimaafkan, karena memang kali ini mereka kembali ke lokasi petualangan mereka di seri sebelumnya (reviewnya bisa dibaca disini)

lebih jauh, ini soal pengulangan yang lebih besar. Tentang bagaimana petualangan trio Ali, Seli dan Raib ini lagi lagi  (masih)terasa kosong . Petualangan mereka menjadi sekedar ‘petualangan’, tanpa nyawa. sekedar petualangan tanpa memberi perkembangan besar pada orang orang yang terlibat di dalamnya, tanpa melibatkan emosi.seperti juga yang terjadi di seri seri  sebelumnya.

gawai baru itu bukan emosi, kemampuan baru pun bukan

Air mata? bolehlah, tapi sayangnya ini bukan soal air mata saja, emosi yang hadir dalam petualangan mencari pasak bumi ini, jauh dari kata cukup.

Raib tak berubah banyak, apalagi Seli

dan Ali..

satu satunya perwakilan klan bumi ini lagi -lagi menjadi karakter yang sama : SANG JURU SELAMAT…

YANG SANGAT MEMBOSANKAN

tampan dan rupawan, tajit, Jenius, anak basket, bisa berubah jadi beruang

dan sekarang menjadi PEMEGANG SARUNG TANGAN KLAN BUMI,

(spoiler? tidak, kalian tau ini akan terjadi)

Tanpa Ali petualangan tim ini akan jauh lebih susah, bagaimana tidak, dia hampir menjadi solusi dari setiap permasalahn dan kesulitan, dia membuat semuanya terlihat amat mudah, tapi sebaliknya, mungkin kalau tidak ada Ali, petualangan tim ini menjadi jauh lebih menarik…

BINTANG menjadi bukti kalau kejeniusan tak terbatas dan kesempurnaan itu terkadang MEMBOSANKAN, mungkin sama membosankannya dengan ILY 3.0 super lengkap,  baju yang bisa berubah model dan sesukanya dan mencuci sendiri, juga soal makanan yang berubah rasa sesuai apa yang kita bayangkan yang hadir kembali di buku ini.

oke, memang menuju ending penulis memang berhasil menunjukkan kalau Ali tidak sempurna, tapi menurut saya..

BASI, MADINGNYA UDAH SIAP TERBIT!

TELAT BUNG!

sama telatnya untuk memperkenalkan sebuah kenyataan baru, kalau dunia paralel bukan cuma terdiri dari empat klan yang sudah menjadi novel laris ini, catatan : bukan cuma di klan kita : bumi, tapi juga laris di klan bintang, dengan memakai karakter dan judul sama.

begitulah,  meta-joke yang ini sama sekali tidak lucu

Namun ada yang lebih tidak lucu lagi,

YAITU ANEKDOT ANEKDOT  LEMBAH KEMATIAN !

statement kalau hal ini sudah jadi meme di dunia sama sekali tidak menolong, malah memperburuk keadaaan. Tapi paling tidak, ini membuka sebuah fakta kalau sekretaris kota zaramaras adalah

THE ONE AND ONLY …..CHUCK NORRIS

tapi pada akhirnya, saya harus katakan, kalau pilihan ending kali ini sangat luar biasa, buat saya ini ending terbaik yang pernah ada dari tetralogi yang pernah tercipta.

Mungkin, karena ini bukan akhir, ini awal baru untuk beberapa judul lagi, karena entah kenapa, saya tidak percaya kalau rangkaian kisah ini akan berakhir di KOMET.

btw, untuk penutup, saya juga punya anekdot receh seperti yang ada di lembah kematian:

Sekretaris dewan kota menemukan  salah satu buku petualangan Ali Seli dan Raib yang diterbitkan di klan bintang, dan cuma melihat bagian belakang bukunya, dia sudah tersenyum dan menebak ending novel tersebut.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s