Sudah Pagi di Bandung

suatu sore, sebuah buku penulisan naskah film, menjadi awal perkenalan seorang lelaki dan seorang wanita di toko buku yang sekaligus merupakan taman bacaan, tidak lama kemudian, ketika malam menjelang, mereka sepakat untuk berjalan kaki menuju pusat kota, karena memang tempat perkenalan mereka cukup jauh dari pusat kota, walau masih dalam jarak mungkin untuk ditempuh dengan berjalan kaki.

Mereka pun berjalan santai sambil membicarakan banyak hal: dari hal hal ringan keseharian, buku, film sampai pembahasan tentang ragnarok- perang para dewa. Kebetulan sang perempuan juga seorang penggemar film dan budaya pop yang punya banyak referensi  menarik tentang banyak hal, sehingga pembicaraan tidak pernah ada habisnya, juga sampai saat mereka memutuskan untuk makan bakso di pinggir jalan,  bahkan sampai si lelaki mengantarkan si wanita ke kosannya si sudut lain kota tersebut.

Mereka berpisah dan kemudian berjanji untuk bertemu lagi.

karena, sudah pagi di Bandung

Cerita diatas bukanlah sebuah sinopsis film, tapi sebuah kejadian nyata, karena memang, cerita walk and talk, pertemuan dua orang yang baru kenal, adalah  cerita sederhana yang sering terjadi di dunia nyata. Makanya sungguh tidak heran kalau film-film seperti ini punya keterikatan yang kuat dengan para penonton, terasa dekat, real, sangat mungkin, dan tentunya, cute.

**

its-already-tomorrow-in-hong-kong-396x586
dari ramascreen.com

Josh, seorang karyawan kantoran bidang finance, bertemu dengan Ruby, seorang designer mainan,  ( spoiler:  salah satu boneka ciptaannya bernama  Justin Beaver ) kemudian menghabiskan malam mereka berdua dengan membicarakan banyak hal, mulai dari kota asal mereka di belahan bumi sana, sampai tentang mimpi dan pekerjaan mereka. Tentang Josh yang sedang menulis novel, tentang Ruby yang sebenarnya ingin jadi fashon designer. Sayangnya, setelah mengalami jam-jam indah, Josh musti pamit karena harus kembali ke pesta ulang tahun kekasihnya, Ruby yang merasa di  permainkan pun pergi dan kemudian..

Satu tahun  pun berlalu

Kedua karakter kita yang sudah berubah  kembali di pertemukan takdir  di sebuah  kapal penyebrangan, Josh sekarang tidak lagi bekerja, dia memutuskan untuk menjadi penulis seperti yang mereka bahas di pertemuan sebelumnya, Ruby sudah tunangan, namun mereka lagi lagi ‘sepakat’ untuk menghabiskan ‘mengelilingi’ kota hongkong, tentunya  lebih indah dan intim dari sebelumnya, mengunjungi pasar tradisional. meramal nasib cinta mereka masing masing,  sampai mendatangi live music, yang diakhiri dengan dansa romantis.

Lalu apakah dua malam ini akan merubah perjalanan cinta mereka?

Mari kita tanya kepada supir taksi yang tidak ikut berdansa..

**

What if you meet the right person in the wrong time?

Mungkin level pertemuan dan perjalanan  Josh dan Ruby  tidak seindah  apa yang terjadi di trilogy sunset, atau percakapan mereka tidak secanggih dan serumit apa yang di tawarkan Terpana, tapi buat saya pribadi, perjalanan santai, sederhana, apa adanya, dan percakapan yang benar benar mengalir (dan Ruby  cendrung cerewet, penuh judge dan komentar akan ini itu )  malah menjadi poin plus film ini. Apalagi kedua tokoh utama berhasil memainkan perannya selaku dua orang yang baru kenal, namun punya medan magnet yang sedang tarik menarik satu sama lain.

Maka,singkat saja, sekali lagi, kalau anda menyukai  Before Trilogy nya Richard Linklater ,Terpana-nya Richard Oh ( dimana kebetulan Fachry Albar mirip ama Josh), atau banyak judul lain yang serupa dengan keduanya, kemungkinan besar anda akan menyukai film ini, karena manis yang ditawarkan film ini : berbeda.

Tidak percaya? silahkan tonton saja, walau sebagian besar ceritanya mungkin sudah anda tahu, anda alami, anda tonton, atau mungkin : baru saja anda baca.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s