Aku Tidak Tau Kenapa Aku Bangun Pagi Beberapa Hari Ini

Aku tidak tau berapa kali aku tertidur dalam beberapa hari ini

Atau menangis

Aku cuma tertidur,kemudian bangun pagi

Untuk berbangga sejenak kemudian tertidur lagi

Ketika takdir bergerilya di kepala dan air mata

Malam ini, aku juga tidak tau berapa semut yang menikmati martabak bersamaku

Setelah aku menghabiskan nasi dengan porsi yang tak biasa, bahkan untuk aku

Berapa kaleng minuman energy yang harus kuhabiskan agar setara dengan sebuah pelukan?

Terlalu banyak tanya lain yang belum kujawab di kepala,

Mulai dari apakah aku harus mengganti lampu kamar mandi sementara tanpanya nyala api rokokku terlihat sangat indah?

Atau kenapa beberapa orang teman malah meruncingkan perbedaan antara dasar jurang dan  atas

Sementara kita masih sama sama merangkak  walau dengan kecepatan dan cerita berbeda.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s