27-1

Belakangan waktu berlalu sangat cepat. ya, kira-kira mirip ama kisah para pemuda penghuni goa di surat Al-Kahfi, atau di literature lain, ketika mereka tetap muda, tampan dan brewokan , waktu di luar goa sudah berjalan ratusan tahun…

yah, saya juga kira-kira demikian

saya merasa masih semuda itu gitu gitu aja, dan ternyata sudah banyak yang terjadi dalam setahun ini

saya sudah kerja lagi, kemudian ga kerja lagi, jokowi akhirnya jadi presiden, harga BBM naik, gorengan ikut naik, dan rental PS3 deket kost tutup. Kawan kawan saya mulai menikah satu persatu, ada yang sudah  punya anak juga

dan sekali lagi saya masih gini gini aja, sampai kapan? entahlah

yang pasti, tak terasa, artinya saya cuma punya waktu satu tahun lagi.

**

Then What?

sekilas info ga penting, di hari pertama usia ini saya memutuskan untuk start fresh…. dengan potong rambut, ga ada hubungan sih sebenarnya, tapi ya, pengen sesuatu yang beda aja. trus kenapa baru sekarang? kenapa harus pas ulang tahun? ga ada alasan pasti sih, saya emang dari dulu suka nunggu momen gitu, misal : setelah 3 hari ga mandi, saya akan milih mandi hari senin pagi, karena awal minggu, trus yang baru terjadi, potong rambut pas ulang tahun, atau nanti bisa saja saya nikah di umur 40 karena itu usia kematangan pria.

pendek cerita tentang memendekkan rambut ini, dari sekian banyak yang di tawarkan tukang salon kepada saya, mulai dari model anak anak zaman sekarang yang saya tidak tau namanya, sampai model model lain, yang sama aja sih.. saya ga tau apa namanya. Saya bingung tapi mungkin kang salonnya lebih bingung, mungkin dia akan berkesimpulan kalo saya  baru keluar dari sebuah goa di Epheus, Turki.

bodo amat..

maka jadilah seperti ini

 IMG_20141224_105043

 ,,,,dan setelah saya melihat kembali, ah, sepertinya lagi-lagi saya sudah membuat keputusan yang kurang tepat :  saya lebih tampan dalam balutan rambut panjang.

RYM

yah, paling tidak kalau masih rejeki dan panjang umur, di angka 27 saya udah tampil keren lagi…

*NANGIS*

sebelum akhir, saya mau mengucapkan terimakasih untuk semua ucapan selamatdan kado yang dikirim, juga smeua bentuk peluk dan cium. Saya harapkan doanya terus mengalir , kado mah optional, maksudnya boleh dikirim dalam bentuk benda, boleh dalam bentuk mentahan.

kalau ditanya harapan sih, saya ga muluk-muluk, pengen semua doa dikabulin aja, jadi buat yang sempat baca dan ga sempat kirim kado, saya mohon di doain aja, doanya agar semua doa saya dikabulin, gitu.

terakhir, bagi kawan kawan yang merayakan natal, selamat natal ya…

saya doakan kasih natal bersama yang merayakan, dan damai selalu menyertai Indonesia..

Advertisements

2 thoughts on “27-1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s