H.I.V.E iew

Pertama kali tau bahwa novel ini ada adalah ketika sebut saja si nenek : dokter muda teman saya di FB pamer list bacaanya di beranda. Saya langsung terbeli dengan terjemahan judulnya : Sekolah Tinggi Pelatihan Penjahat. Hal yang pertama melintas di benak saya ( tanpa membaca sinopsisnya ) tentang novel ini  bahwa saya akan menjumpai sekolah model Xavier Mutant Academy dimana para x-men bersekolah, tapi mungkin yg ini versi brotherhood of mutant nya Magneto, dimana saya akan berkenalan dengan sekolah pendidikan mutant-mutant jahat. Tapi ternyata ekspektasi itu harus saya turunkan ketika ternyata tagline novel ini adalah:

Hogwarts buat para penjahat, tapi tanpa sihir

Ekspekstasi memang turun, tapi munculnya nama Hogwarts yang notabene merupakan sekolah favorite saya setelah Xavier mutant academy pastinya tidak menghetnikan niat saya untuk membaca novel ini. maka dari itu saya pun langsung….meminjam novel ini kepada si nenek, dan dijawab : “jarak kita telalu jauh bung”

Ok, malam itu juga, saya sudah berniat akan ke toko buku untuk mendapatkan novel ini, dan  kebetulan juga ternyata Adil, teman saya yang pernah saya ceritakan disini juga sedang berada di toko buku, singkat cerita, maka buku ini pindah ke tangan saya lewat bantuan Adil, dan uangnya belum saya ganti sampai tulisan ini diturunkan

**

cover ini jauh lebih keren dari yang saya punya
cover ini jauh lebih keren dari yang saya punya

Otto Malpense, anak panti asuhan berambut putih ini harus memulai kehidupan barunya di tempat rahasia yang bernama H.I.V.E,  HIGHER INSTITUTE  of VILLANOUS EDUCATION. Di sini  Otto berkenalan dnegan wing, sterotipe asia jago beladiri berambut kuncir dan sandal sutra,yang kebetulan duduk bersebelahn dengannya di helicopter penjemputan, kebetulan sama-sama di program alpha, dan kebetulan juga mereka ditempatkan satu kamar.  Kemudian ada Shilby , pencuri permata kelas dunia dan Laura, hacker yang menggunakan stelit keamanan negaranya cuma untuk menguping kawannya yang dia pikir sedang membicarakan dirinya. Selanjutnya ada Nigel yang di pundaknya harus menyandang nama jahat  ayahya, dan si gendut Neville longbottom franz yang .., hobi makan.

DI H.I.V.E juga Otto akan berkenalan dengan para guru da staf sekolah : Nero, pendiri H.I.V.E  yang misterius, Contessa si judes, Raven si assassin, colonel Fransesco si penanggung jawab fisik, dan Professor Pike yang kebetulan digamabarkan sangat mirip dengan Einstein yang bertanggung jawab tekhnologi. juga big blue, alias H.I.V.E  MIND, sistem kecerdasan buatan yang bertanggung jawab akan semua kegiatan di HIVE. Terakhir  ada ‘number one’ atasan dari nero yang mungkin bagi yang sudah pembaca akan bisa menerka siapa orang ini

Selain penampakan para guru di meja makan seperti halnya  Hogwarts, sejatinya mungkin terlalu berlebihan meminjam school of witchcfraft and wizardry   untuk disamakan dengan H.I.V.E, karena kalaupun ada kelas : Henchman, Politik, Alpha, Tehnik,  masing-masing program tidak di porsikan dengan baik seperti halnya griffindor-slytherin-ravenclaw dan hufflepuff nya Hogwarts. Yang ditonjolkan cuma kelas ALPHA yang merupakan tempat tokoh-tokoh tadi bernaung. Kelas henchman,spesialisasi kejahatan fisik  cuma muncul lewat dua begundal Block dan Tackle yang mengingatkan kita akan Crabbe dan Goyle, sekaligus merupakan perwakilan tokoh  kakak kelas yang eksis di novel ini : selebihnya yang ada cuma para tokoh taun pertama kita yang sudah tersebut diatas.

Rencana melarikan diri Otto dan gerombolanya juga terlihat melebihi kata sempurna, karena mungkin terlalu gampang untuk sekuriti tingkat super tinggi yang di ceritakan di awal novel. Tapi mungkin akan terlihat normal kalau kita mengamini betapa Otto, si tokoh utama diceritakan super-super genius di flashback kehidupan panti asuhannya, belum lagi kalau menambahkan fotographis memori yang dimiliki tokoh utama kita ini. too good to be true. Sempurna,

Ya, kesempurnaan seharusnya cuma dimiliki yang maha kuasa, Makanya mungkin novel ini berada pada level yang masih jauh dari sempurna. Terlepas dari ilustrasinya yang ( menurut pendapat saya pribadi )  di bawah standard dan covernya yang tidak menampilkan logo H.I.V.E berupa globe dan tinju seperti yang diceritakan di novel,dan kemunculan adegan hampir-hentai di akhir,  tetap novel ini mampu merangsang imajinasi saya untuk mengkonvert pergerakan Otto dan kawan kawan menjadi sebuah film aksi di kepala saya, dan yang pasti, saya lagi-lagi berhasil menyelesaikan novel ini dalam waktu yang teramat singkat , yang berarti… ini novel yang memang berhasil mendapat tempat di hati saya dan lebih jauh lagi membuat saya penasaran akankah ada peningkatan dan kejutan di 6 seri berikutnya?

terakhir, sepertinya  harus membagi Draco Dorminan Nunquam Titilandus nya H.I.V.E untuk menutup tulisan ini :

dibutuhkan yang terbaik untuk melakukan yang terburuk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s