Iseng sabtu ke kantor dan  pernikahan di angkot

Setelah mengalah dengan badan sendiri dan melakukan total istirahat ( tidur,makan, ngobat, )  selama 2 hari belakangan ( sebenarnya ga juga sih, sempat niat ngantor tapi di tengah jalan pusing berat, jadi balik kanan). Hari ini, saya memutuskan untuk ‘maen’ ke kantor, bukannya sok rajin atau ingin jadi karyawan teladan, tapi selain ada keyakinan kalau ada beberapa berkas yang agak numpuk untuk dikirimi email, saya pengen ngetest aja hasil istirahat 2 hari ini..

Unfortunately, This is a bad idea,

baru jalan ke angkot aja mata mulai berkunang-kunang. Duduk di angkot langsung ngos-ngosan karena badan udah panas, dan keringetan. Padahal tadi bangun tidur udah mandi keringat juga, ga heran sih soalnya tidur estafet : jarak pendek, tapi nyambung nyambung terus. .

Turun angkot, langsung nyambung angkot satunya, ngambil posisi sama : di samping pak supir yang sedang bekerja..

Harapan sih pengen tidur (lagi) tapi ternyata suara cekikikan di belakang membuyarkan semuanya. Curi-curi pandang ada 4 cewe yang sedang ngobrol. Berdasarkan pengamatan dan  pengalaman sih, mahluk manis dalam angkot ini  masih mahasiswi, semester-semester awal. Saya sih awalnya ga terlalungeh dengan bahasan mereka, mulai ngantuk-ngantuk tampan didepan, tapi beberapa menit kemudian mereka membahas topik baru yang menarik perhatian kuping saya

 “Aku pengen nikah”

Damn…  kemudian, dan kemudian….

“Iya, ih, dulu ya waktu SMA , aku bikin tulisan tentang cita cita dan masa depan, aku bikin pengen merit umur 25 atau 26, trus guru aku komen, apa ga ketuaan?

Okay…

“ Aku sih ya pengen nikah ama yang serius , yang udah siap lahir bathin gitu lah, takut banget salah milih, nikah kan buat selamanya ya?”

Semua orang juga gitu, keuleus, dan percakapan pun berlanjut lagi….

“ eh, tau ga temen kaka aku ada yang hamil kebablasan gitu”

“kebablasan maksudnya?”

“udah nikah ..tapi rencananya mau tunda dulu”

“ow..kirain”

Oke, sip…

” hamil waktu kuliah lucu kali ya “

Ga hamil juga kalian udah lucu-lucu kok adek adek tersayang..

“kiri..”

Okeh,

 Salut lah buat mahasiswi yang udah visioner kaya mereka, walaupun mungkin mereka belum terlalu  memikirkan kalau nikah itu bukan sekedar masang foto di fesbuk, tapi paling tidak mereka sudah punya rencana-untuk.menikah. Saya sendiri… ah sudahlah

Tak lama setelah kepergian mereka, saya pun juga harus turun, dan berjalan menuju kantor kira-kira 5 menit perjalanan, dan akhirnya

 masuk lift- keluar lift-

dan ternyata…

….dikunci..

Ga bohong, tapi beberapa menit kemudian security pun datang membukakan pintu ke kantor yang sepi dan gelap, tak seperti bayangan saya

Sabtu Ray, sabtu, memang membayangkan apa?

Yah  begitulah hidup.., kadang sesuatu tidak sama dengan imajinasi  dan harapan. Seperti saya yang berpikir sudah sehat ternyata  masih panas dingin saat tulisan ini diluncurkan, atau lebih jauh, kadang kita tidak tau apa yang kita inginkan ( atau kita tidak inginkan? ):  seperti masa depan, termasuk (mungkin) pernikahan..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s