Raja dan jari yang entah kenapa

 Aku Raja, dan aku memang manusia yang tergolong ‘sial’ ketika berhubungan dengan yang namanya gadget dan benda elektronik lainnya. Mulai dari berbagai jenis dan merek handpone yang berakhir tragis di tanganku, sampai kepada  laptop, PC, TV,  dan.. lift kantor yang pintunya kadang ga bisa nutup..

tunggu, yang terakhir itu memang sudah rusak dari sononya

terakhir, sebelum kasus yang akan aku ceritakan ini, sudah sebulan BB sudah tidak bisa dipakai lagi. Jadi mohon maaf buat kawan-kawan yang kangen ,  Sekarang  cuma mahluk ini satu-satunya yang membantuku berhubungan dengan dunia luar. pun dari dual sim card cuma bisa dipake 1, dan dari 1 tersebut, kadang SMS  ( sekedar informasi : sms itu semacam cara berkirim pesan yang dipakai generasi sebelumnya), kadang juga tidak bisa dibaca..

Image

 

tampak belakang :

Image

oke, sekian curhatnya dan pamer stiker JKT48 nya..

sekarang kita masuk ke kejadian terbaru di kantor.

jadi ceritanya hari kedua masuk aku sudah didaftarkan untuk absen sidik jari ini,

 

Image

(diperagakan oleh model) 

dan kali pertama ini yang didaftarkan cuma satu jari : Jempol kiri. yah, normalnya sih satu jari saja cukup kan ya?

awalnya biasa saja , tiap datang kadang butuh sekian menit untuk ngabsen, kadang sengaja membiarkan yang lain ngabsen dulu, sampai beberapa kali saya ga absen pulang : karena jari ini selalu gagal dan gagal..

karena itu pada suatu pagi nan cerah, mbak Nesa yang memang tiap paginya menyaksikan langsung semua kebodohan dan kegagalan jariku ini langsung menghubungi petugas untuk menginstall ulang tangan ini

“Didaftarkan 5 aja pak”  begitu titahnya.

pendek kata, setelah sekian kali percobaan yang bikin stress si petugas, cuma jempol kanan yang berhasil di daftarkan..

**

sorenya  kemudian ketika mbak Nesa datang ke ruangan

“Say, kamu sering ga absen pulang ya ?”

aku tertawa, saya memang sering lupa untuk absen pas pulang.

“Iya mba, suka lupa” aku tidak bohong, karena selain masalah jari, lupa berada di urutan kedua permasalahan absenku.

“ok, ntar kamu absen ya “ setelah berkata demikian, Mbak Nesa kembali ke alamnya : alam gosip bersama dua ibu-ibu cantik lainnya.

Waktu pun berlalu, Sekitaran jam 7 malam, aku pun menghampiri benda keramat tersebut 

jari pun menempel

dan..Gagal

2 kali

…….

10 kali

Ada yang mau absen, aku pun mempersilahkan, dan langsung berhasil saudara -saudara!! 

11 kali

….

20 kali ( ini serius! )

Ada yang absen, dan lagi-lagi, langsung berhasil….

akhirnya, seperti di film film..

aku menggunakan jari yang baru di install tadi

Dan berhasil

 muncul tulisan

Verified….ADAM

akhirnya,  aku berhasil tidak absen pulang lagi untuk hari ini

lalu, siapa Adam?

**

Besok pagi Mbak Nesa kembali mendatangkan pasukan untuk membantuku. Bapak-bapak yang baik ini cuma bisa geleng-geleng kepala melihat kasus ini, dan singkat cerita, setelah sekian lama untunglah dari beberapa jari yang kembali dicoba daftarkan, yang berhasil  cuma sepasang jari tengah..

Image

 “Mungkin karena single”  seloroh si Bapak. Aku cuma bisa tersenyum kecut.

 **

kemaren, sekitar jam 7 an, aku sudah di depan mesin keramat ini lagi..

1…2..3…4…5…6….

aku tertawa sendiri melihat jari-jari saya saling bergantian gagal dan gagal, seandainya jari yang berbeda menghasilkan bunyi berbeda, maka mungkin gagalnya absen ini akan menghasilkan melody yang indah. 

aku mencoba lagi dan…

kali ini tidak ada bunyi gagal….

tapi… 

mesin ini sama sekali tak bereaksi, tidak ada respon apa-apa, diam. rusakkah? entahlah?

mungkin mesin ini lelah

Ada sedikit rasa khawatir kalau mesin ini rusak, makanya saya mencari Pak Adi, petugas IT, tapi ternyata beliau sudah pulang. aku yang kebetulan sudah terlanjur janji bertemu dengan seorang junior sepulang kantor , akhirnya memutuskan untuk (lagi-lagi) tidak absen, dan seperti biasa aku langsung curhat ke Mbak Nesa lewat SMS. dan balasan Mbak Nesa :

“yang ga bermasalah ama tangan kamu kayanya cuma makanan ya?”

Aku tertawa, karena mungkin faktanya memang demikian.Sarapan Cakwe atau nasi uduk  di ruangan mbak Nesa memang ga pernah bermasalah.
**

Tadi pagi,  dengan perasaan masih sedikit khawatir, aku mendatangi mesin keren ini.. 

memasukkan jari.. dan 

BERHASIL.

aku terharu.. dan langsung mendatangi Mbak Nesa yang lagi catokan

“Untuk pertama kalinya, berhasil dalam satu kali percobaan” ujarku bangga seolah berhasil mendapatkan kecupan spesial dari Veranda JKT48. Veranda memang bukan oshiku, tapi dia cantik, case closed

Mbak Nesa tersenyum, dan sebelum dia sadar, sepotong besar martabak sudah pindah ke mulutku. Sebelum mbak nesa melanjutkan kekagumannya akan kemampuan mulutku. aku pun segera berlalu

“Tengkyu, ke ruangan dulu neng” ujarku kemudian.

**

Begitulah pembaca blog yang super, dari kisah diatas dapat kita ambil pelajaran dan hikmah bahwa kadang keberhasilan datang setelah melewati beberapa kali kegagalan. yang penting mau mencoba dan terus mencoba. itu 

tapi itu kadang..

itu..

Advertisements

4 thoughts on “Raja dan jari yang entah kenapa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s