NARA

 

Suatu malam kau bercerita padaku

Hari ini di toko itu kau tidak menemukan lipstick yang memuaskan nafsu bibirmu

Tahukan kamu kalau tanpa lipstikpun, bibirmu adalah yang terindah untuk kucumbu

Aku tidak bohong, Paling tidak dalam beberapa hari ini

Nara

Tiap malam, seusai perkelahian kita yang tak pernah habis

Kita selalu kembali larut dalam peluk

Sampai pagi dimana kau berkata : “maaf, aku harus bekerja”

Dan kau pun berlalu dari duniaku

Dunia yang sama sekali berbeda dari dunia gemerlapmu

Nara

kekasihku yang tak pernah ada

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s