BROTH-R

Beberapa waktu ke depan mungkin blogblogan ini akan saya isi dengan beberapa curhatan yang ketinggalan selama saya berada di padang.  Buat yang pertama ini saya akan coba cerita ( baca : curhat ) tentang saudara saudara saya yang tanpa saya sadari sudah mengalami sesuatu yang namanya evolusi…

Berlebihan sih sebenarnya, tapi memang saya jenis kakak pertama ( sebenarnya ini dalam bahasa mandarin )  yang terlambat sadar kalau saudara-saudara saya bukan lagi mahluk imut kecil dulu, mereka tumbuh dengan zaman dan kepercayaan masing masing..

Reza, atau lebih dikenal dengan Jack,  mahluk yang Cuma berjarak 2 tahun dengan saya ini sekarang sedang sibuk menyelesaikan skripsi kuliah dekave nya berupa sebuah komik hasil adaptasi kisah siti nurbaya. Selain itu dia juga semakin memperdalam ilmu agamanya, sehingga sering kali saya yang beraliran tidak jelas mau dibawa kemana ini terdengar berbenturan dengannya lewat debat-debat tidak jelas juga, bunda Cuma bisa tertawa mendengar kami berusaha mempertahankan argument kami masing-masing yang kadang lebih mirip stand up comedy. tapi anehnya, walaupun demikian, mahluk yang sekarang  rajin ditumbuhi kumis ini tetap setia dengan aliran music screamonya, dan GAWATNYA  belakangan dia sudah sering bawa kekasih hatinya untuk berkenalan dengan bunda, Saya cukup senanglah, selain membuktikan dia tetap manusia,bukan malaikat seperti yang sering saya tuduhkan, kalau si cewek sedang di rumah, saya bisa minta dibikinin ini itu. yay!! walau efek samping buat saya juga sebenarnya terbilang parah, bunda sering nanyain: calon menantu bunda yang satu lagi mana ?

Dan kemudian hening..

Rezki Fadli , atau capaik, si bungsu, sekarang sudah duduk di bangku SMA, dan lagi sering bikin masalah, maklumlah anak muda: ngerokok, cabut dan sejenisnya, dan mungkin baru kali ini lah bunda ngerasa benar-benar punya anak ‘lelaki’, maksudnya saya dan reza dulu memang tergolong anak baik hati dan tidak sombong. Satu fakta mengejutkan yang saya dapati setelah kepulangan saya kemarin adalah bahwa ternyata mahluk ini sekarang sudah kembali ke jalur yang benar. Maksud saya jalur yang benar adalah, dahulu kala, mahluk ini adalah tandem saya bicara komik dan anime, kemudian saya menyaksikannya dia dia murtad dan menjadi penganut koreaism.tapi sukurlah, ketika saya merazia laptopnya waktu saya pulang. Laptopnya dipenuhi oleh koleksi anime yang bahkan saya tidak tau ini anime dari zaman dan genre apa. Luar biasa….

Dari berbagai macam perbedaan dan pertengkaran kami sebagai 3 saudara lelaki, kami punya satu hal yang menyatukan kami: yaitunya CORAT CORET . Kami bertiga memang dilahirkan sebagai mahluk yang menghabiskan bagian belakang buku catatan kami untuk yang satu ini. saya tidak bisa menyalahkan mereka berdua karena sepertinya, saya yang memulai ritual luar biasa ini. Reza meniru saya dan kemudian Fadli meniru Reza + saya. Namun demikian, ketika pulang kemaren saya harus menerima sebuah fakta pahit, kalau diantara kami bertiga, level gambar saya adalah level yang terparah.. statis gitu-gitu aja, Reza?  ga usah ditanya, dia anak dekave sekarang, sudah pasti meningkat jauh, Fadli? Saya lupa cerita, selain anime, sekarang laptopnya juga dipenuhi tutorial komik dan manga,…sepertinya akan ada dua anak dekave di keluarga saya. gapapalah, karena direncana awal  sih ada 3…

 

 Image

 

(contoh gambar terbaru si Fadli )

Namun dibalik cerita bahagia diatas, tetap saja saya merasa belum bisa jadi abang yang baik buat mereka berdua, terlebih lagi mereka adalah dua remaja cowo yang harusnya punya sosok yang bisa dijadikan contoh sekaligus bisa dibanggakan di komunitas mereka.seperti contoh berikut :

  1. Jangan ganggu dia, kakaknya itu Ace si tinju api…
  2. Pantesan dia jago balapan, kakaknya pembalap misterius ..si racer x
  3. Ga heran dia jago main gitar, kakaknya kan vokalis ternama si Ian Kasella

Yah, saya memang tidak memiliki kualitas-kualitas kakak keren seperti diatas. Maka maafkanlah saya wahai reza dan fadli, tapi percayalah. Abangmu ini..abang yang baik, setidaknya berusaha. Mohon doanya saja pembaca.. mudah-mudahan saya bisa bikin bangga mereka berdua, dan selanjutnya bikin bangga kedua orang tua saya, dan akhirnya kami bertiga bisa bikin mereka naik haji ke Baitullah dan kami bersama bisa  bahagia selama-lamanya.

Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s