cuma percakapan kecil di malam minggu

setelah seharian diliputi kegalauan oleh ajakan menghabiskan akhir minggu ini di Ibukota, akhirnya saya memutuskan untuk tidur, dan ketika bangun, saat matahari sudah kembali ke peraduannnya, akhirnya saya memutuskan untuk tetap bermalam minggu di sekitar kostan sahaja, padahal anak-anak jurusan saya yang kebetulan sedang di jakarta besok pada mau maen entah kemana, ah, tak apalah, mungkin ada lain kali, palingan saya nangis pas ditag foto-foto mereka. and maybe i deserve that..

rencananya saya mau ke warteg untuk menjawab protes para penghuni perut. Maklum, seharian ini belum diisi sesuatu yang berkategori lumayan : pagi : kopi , siang : gorengan. Nah, ketika saya keluar kostan, ternyata di depan sudah nongkrong makanan fave saya : mpek-mpek ( tulisan yang beenrnya kaya gimana sih ?). padahal sebelumnya ga pernah tuh ada mpek mpek yang lewat, biasanya baso, cuanki atau yang jualan payung. Maka langsunglah saya mendatangi penjual.berharap harganya bersahabat . maklum, harus sedikit mengencangkan ikat pinggang.

saya : mas, satu porsi berapaan mas

yg jualan : 5000 a, satu porsi ?

wah, 5000 berarti pas dengan anggaran ke warteg ( telur ceplok + satu kerupuk ) saya untuk hari ini, maka saya langsung duduk dan sambil menunggu mpek mpeknya di masak maka terlihat pembicaraan lah saya dengan si penjual. dari sanalah saya baru tau kalau ternyata dia baru dua kali lewat komplek kostan saya ini, pantas ga pernah ketemu. ditengah percakapan saya iseng nanya

saya : asli palembang mas?

dia : iya, aa dari mana?

saya : padang mas

penjual  : padang ya, saya pikir dari jakarta. ga nyangka saya bisa ketemu orang sebrang.

okeh, lagi lagi dituduh anak jakarta, padahal ke ibukota baru satu kali,cuma 2 hari pula. harusnya dua kali ama hari ini, tapi gagal karena satu dan lain hal.

akhirnya mpek-mpeknya matang, dikasih kuah, saya mulai makan

penjual : kau disini kerja?

ada sapaan baru didepan pertanyaan

saya : nyari mas, tapi belum ada panggilan

saya tetap pakai ‘mas’ ga tau yang benernya apa

penjual : disini udah lama ?

saya : udah mas

penjual : berapa taun?

saya : 3 bulan lebih mas

si mas ketawa.

penjual : baru berarti kau..

saya tersenyum. sepertinya saya saja yg terlalu pesimis.maka dimulailah kembali bercerita tentang orang orang ‘sebrang’ disini yang katanya kebanyakan lebih sukses dibanding pribumi sendiri, tentang temennya yang ga mau jualan mpek mpek, kebanyakan bikin jeans, sampai kepada sebuah nasehat

“Kenapa ga jualan saja kau ?”  ujar si mas santai.Saya yang masih makan cuma bisa diam ” Yang punya toko besar besar disini orang padang, kalau kau mau dan ada modal dikit, kau cobalah jualan”

saya lanjut makan mpek mpek, ga usah heran, porsinya emang lumayan banyak, saya aja sampe ragu, kalo ini masih 5000 an

“Sebrang sedang berkembang sekarang, mending kau di Padang saja, kalau kau kerja disini, paling ditempatkannya juga di padang ”

okeh, mpek mpek didepan saya kuahnya mulai agak terasa beda. ” Tapi.. tergantung rezeki juga lah ya, apalagi kalau kau udah punya teman yang kerja, bisa lah dia bantu kau , kalau belum..susah kau ”

saya meletakkan mangkok yang tidak sanggup saya habiskan.kemudian tersenyum senyum sendiri. “Ga tau lah mas, nunggu dulu, mudah mudahan sebentar lagi ada kabar baik” saya menjawab sekedarnya. tiba-tiba seorang teman kost saya lewat dan menegur saya, sampai pembicaraan kami pun berpindah dari kerja ke kostan,tentang berapa jumlah penghuni, anak mana saja, dall.  saya tidak tau musti senang atau gimana. tak lama, saya pun mohon diri. dan membayar dengan uang pas.

pas-pasan lebih pasnya..

ketika saya beranjak pergi simas masih sempat memberi wejangan terakhir, ” Pulanglah, jauh kali kau kesini, kenapa kau tinggalkan ranah minang? mending kau tetap disana, kau kembangkan negeri kau sendiri”

saya tersenyum lagi, “Makasih banyak mas, saya jalan dulu” ujar saya menutup perbincangan malam ini. ada galau lain hari ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s