WAR…

 

Masih ada yang tau warnet?

Call me old school. sampai sekarang  saya memang masih malang melintang di tempat lawas satu ini. Pertama, mungkin dikarenakan ketiadaan akses koneksi super cepat dirumah  atau di kostan saya, baik lewat speedy atau modem I hate slow.modem saya khusus buat facebook dan twitter. sementara saya masih membutuhkan informasi , download dan segala akses  kepada dunia maha luar biasa bernama internet.

Kedua? Percaya  atau tidak, mungkin ini karena saya termakan sumpah.  Dulu zaman awal-awal SMP, sebuah warnet dengan ajaibnya muncul di kota saya, nah beberapa orang teman saya entah dapat ilmu dari mana, hampir tiap hari nongkrong disana.Sementara  saya sendiri waktu itu masih nongkrong di rental playstation yang kebetulan berada tak jauh dari sana. Saya masih ingat ketika pada suatu sore saya lewat warnet tersebut dan dengan penuh keluguan saya berkata, memang berkata, bukan dalam hati :

“seandainya saya mengerti cara main di warnet, duit saya akan saya habiskan  disana”

Dan akhirnya, I don’t know either  it’s a gift or a curse, perkataan itu dikabulkan..

Dimulai dari Mirc ( yang saya amsih sering main sampai sekarang ) , situs hantu  dan ramalan       primbon, dan bokep tentunya, saya mulai bertualang di dunia tanpa batas ini, bahkan sampai detik berita ini diturunkan pun, saya sedang berada di  diwarnet, mengetik dan mengirimkan tulisan ini dari W-A-R-N-E-T.  Saya memang  punya banyak kisah menarik tentang warnet, karena sepanjang karir saya didunia kewarnetan status saya bukan cuma sebagai user, saya juga sempat beberapa kali menjadi operator, baik resmi atau tidak resmi.jadi kalau berbicara suka dan suka, lumayan banyaklah yang bisa dibagi, bahkan, teman teman kuliah saya percaya kalau saya membawa  serta KUTUKAN terhadap warnet,yang mungkin akan saya ceritakan lain waktu.

Kenapa?

Karena kali ini saya akan mencoba membahas sekelumit tentang para penghuni warnet yang membuat saya menjadi mahluk yang terkutuk dikutuk

1.Oknum gamers bacot

Tolong di garis bawahi , saya bukan anti – gamers,.soalnya, bukan curhat, bukan sombong, saya juga gamer, walau tingkat rendah dan walau ga sefreak kawan-kawan  online- gamers yang saya tuliskan disini, tapi saya sangat malas, ketika ada OKNUM yang m,enganut aliran bahwa  warnet Cuma untuk bermain game ingat, saya bicara tentang WARNET bukan GAME CENTER.bahkan para alien di game center pun masih menghargai pengguna internet yang berniat browsing atau sekedar fb an. Makanya, saya sangat jengkel ketika ada oknum gamers yg misuh misuh dan teriak :

”SIAPA NIH YG BROWISNG? LAG  NIH, CACAD !! #^#^#^#^&*”

2.Anak anak yang ributnya minta ampun dan sok keren, lagi lagi game

Saya bisa memaklumi hebohnya anak anak.itu memang milik mereka,  tapi kalau hebohnya sudah bukan lagi heboh khas anak-anak, ini yg bikin saya mau bunuh diri dengan mencoba melahap LCD dihadapan saya , umpatan umpatan kasar, yang tidak berpri ke anak anakan, dan tindakan sok tau melebihi majalah game, pernah membuat saya memutuskan menghentikan kegiatan saya di warnet tersebut.

3.Pengguna headphone /  headset yg amnesia

Sebenarnya point ini lah yang membuat tulisan ini muncul : saat tulisan ini ditulis, saya sedang sangat terganggu dengan mahluk di sebelah yang tertawa terbahak terbahak membelah langit, saya ga tau dia nonton video apa,dan saya ga peduli. tapi apa harus sekeras itu?  Bukannya saya subjektif ya, tapi saya juga sering nonton big bang theory, serial yang lucunya minta ampun, dan bias bikin ngakak guling guling, tapi saya tidak melakukan itu semua diwarnet. Karena, itu sama sekali ga keren bro. serius, saya yang lagi baca gosip artis benar-benar merasa terganggu. Bahkan saya curiga koneksi lemot ini  juga disebebkan karena suara tawanya yang …sudahlah…  saya juga ga berani negor, soalnya di tattonya saya lihat ada sedikit kulit, saya mending curhat di blog, karena itulah selemah lemah iman. Dilain waktu, masih di warnet ini juga, saya sangat sering mendengar  seorang user setengah baya yang mencoba mengikuti lagu yg didengarnya, tapi lirik entah kemana dan lagu entah dimana. Saya juga melakukan hal yang sama kok, tapi itu ketika boker di wc. Bukan diwarnet dengan banyak user.

Mungkin ada yang menyarankan, kenapa tidak pindah warnet saja? Saya mau aja sih ya, tapi kebetulan didekat sini Cuma inilah warnet yang bertahan ditengah serangan promosi speedy dan diskon modem benci lelet.. Atau , karena berkembangnya teknologi, orang lain, tidak seperti saya, tidak lagi butuh warnet  untuk sekedar mencek  dan mengirim email, posting wordpress, atau mencek kemana sidak pak Jokowow hari ini, mereka sudah  bisa melakukan dimana pun dan kapanpun selama telpon genggam keren dan pintar ada di tangan mereka.

Saya yang tertinggalkan waktu

 seperti warnet, yang saya yakin dalam waktu yg tak begitu lama juga akan bernasib seperti wartel.

Walau wartel dan warnet tiada, saya cuma berharap BIARKAN WARTEG TETAP BERJAYA !!!

Terkahir , saya jadi ingat dan berterimakasih kepada seorang sahabat saya bernama fadil yang ‘meminjamkan’  modem kepada saya. Mahluk yang juga pengguna telpon pintar ini masih tetap berpegang teguh kalau ada SESUATU  yang tidak bisa kita dapat selain di warnet. ditunggu komennya wahai saudaraku.

 

 Nb: saya mengetik ini di warnet dengan menekan tombol keyboard sekuat tenaga saya dan dengan kecepatan secepat yang saya bisa, bayangkan saja ributnya. Saya percaya ini lebih menyeramkan daripada interogasi dikantor polisi ketika masih zaman mesin tik !!

 

 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “WAR…

  1. Hahaha! Mayan ngakak jugak nih..ada bbrpa pilihan yg sekiranya bs dek Rayes lakuken u/ mengatasi makhluk bersuara platinum itu. 1. Kenapa ga pake headset jugak? Dan set volume ke max. Lalu ikut bernyanyi. 2. Sabotase aja komputer dia. Pura2 ngapain kek.. Trus kirimin virus ato apa gitu. 3. Panggil dia dgn mesra.. Tatap mata dia, dgn tatapan nakal Penuh gairah yg terpendam, tawarkan “mas2 mau pijet ga? Yuk sinih saya pijetin..” Sambil gigit2 bibir bawah.. Dijamin dia langsung risih duduk sebelahan sm maho -__-” 4. Tanya sm dia lagu apa yg didengerin, trus nyanyi bareng deh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s