‘M’

 

Sepertinya ini lagi musim kawin

Ups, sepertinya kalimat diatas terlalu kasar, karena  kalimat tersebut rasanya lebih pantas dilekatkan untuk aktivitas dua mahluk yang melekatkan ekornya direl kereta, atau dua lalat yang tengah berasik masuk diatas meja.

…Sepertinya ini lagi musim nikah

Terhitung paling tidak…satu tahun belakangan

Dimulai dari salah satu grup yang saya ‘kelola’ yang perlahan berganti menjadi grup undangan pernikahan, dilanjutkan dengan undangan dari mulut ke mulut si anu merit dengan si itu, beberapa hari yang lalu, senior saya yang sudah saya posting disini, si uci juga akan segera menikah di bulan ini,  dan yang terbaru, yang menjadi alasan saya tergerak menulis ini adalah ketika bunda, wanita yang paling daya cintai di dunia, menelpon mengumumkan tetangga pas disebelah rumah saya juga akan segera menikah,setelah sebelumnya, satu rumah sebelum rumah tersebut juga sudah menikah, sip.ok, jadi kalau seandainya pernikahan didasarkan pada urutan letak rumah. Bisa tangga sarawa saya, karena berikutnya tentu giliran saya.

Saya ?

Sebenarnya, kalau dari segi umur, memang  tidak heran ketika kata ‘M’ (terserah diartikan merit atau menikah) itu muncul di telinga saya, sudah wajar, namun keadaan dan lingkungan sekitar belum cukup ‘memaksa’ saya untuk segera ‘M’.  pertama,yang paling masuk akal dan bisa diterima akal sehat :  Saya belum bekerja dan belum jadi siapa-siapa, oke. Saya punya cinta? Tapi apa benar cinta saya yang sederhana ini bisa membahagiakan si dia ?  saya mencoba realistis saja. kedua, bunda juga belum terlalu ngebet melihat anaknya duduk di pelaminan,  saya sudah mendiskusikan ini dengan bunda, malah saya sudah menghasut adek saya si reza untuk maju duluan. Padahal dia masih kuliah. Hehehehe. Ketiga. Yang terkahir namun yang terpenting, Masih banyak yang harus saya capai, contohnya : Saya masih belum menerima surat dari Hogwarts, saya belum menemukan kekuatan mutant saya sebagai alasan masuk Xavier academy, dan saya juga belum mendapatkan Pokemon pertama saya dari professor Oak. Jadi tolong dimaklumi saja, ketika akhirnya saya harus mengambil sebuah keputusan besar yang mungkin akan sangat saya sesali di kemudian hari.  Jadi buat fans-fans saya yang berminat menjadikan saya calon suami, atau mungkin calon menantu untuk anak gadis nya nan jelita kelak, hm..lebih baik segera dipertimbangkan kembali. Kecuali anda adalah wulan guritno atau chef marinka..saya akan pertimbangkan

Saya jadi ingat sebuah postingan teman saya tentang generasi peterpan, entah kenapa saya percaya, saya termasuk didalam kumpulan ini. tunggu, bukan, ini bukan sebuah generasi penyembah band yang vokalisnya sangat kharismatik yang sekarang sudah berganti nama, Ini semacam sekte dimana anggotanya tidak tumbuh dewasa, atau tidak mau tumbuh dewasa,atau tumbuh dewasa tapi dalam rentang waktu yang sangat amat pelan.

Seperti pembuka novel peterpan : All children, except one, grow up

 

 

 

 

   

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s