FISFIC 1 : PILIHAN YANG MENGERIKAN

Saya pertama kali tau FISFIC ini dari edo,seorang teman, lewat postingannya di facebook.

FISFIC – fantastic Indonesian short film competition- adalah sebuah kompetisi film pendek yang di prakarasi ( ciee, keren ga bahasa nya?) oleh joko anwar ( pintu terlarang, kala ) mo brothers ( rumah dara), gareth evas ( merantau ) dan shila timothy,sebagai bentuk kegelisahan akan film2 indonesia belakangan yang di didominasi oleh komedi dan horror selangkangan, berangkat dari hal ini lah sutradara2 tersbeut mengadakan sebuah kompetisi film pendek bertema horror, thriller, fantasy dan science fiction,demi melahirkan para pejuang baru menyelamatkan perfilman Indonesia.untuk awal, yang dibutuhkan Cuma naskah.ya naskah, dan para pemilik naskah terpilih akan diundang untuk mengikuti workdshop dijakarta. Selanjutnya akan dipilih lagi beberapa naskah untuk didanai untuk memproduksi film mereka. Dan nantinya, film akan dikumpul lagi, untuk dipilih sebagai finalis dan dibuatkan sebuah film omnibus : FISFIC 1

Saya, malam itu juga, langsung menghubungi dua orang teman, triando, rekan sesama penulis tapi dia lebih master, dan yudi, yang sudha lama berkecimpung di dunia perfilman, untuk bergabung dengan proyek ini.

katakanlah, malamitu juga saya horny, Soalnya kalao kata anak emtepeh, temanya guehbenjet.

Terutama science fiction, dan sebuah mimpi film superhero indonesia .HEHHEHEHE

Namun besoknya, setelah berembuk di kampus, kita sepakat mencoba menulis sebuah naskah pendek bergenre mystery.sebuah cerita yang kami ‘adaptasi’ dari sebuah fiksi mini seorang dosen kami, bang gin, yang menceritakan tentang kematian mendadak para kaum pekerja di sebuah daerah.kematian massal yang menyebabkan chaos di daerah tersebut.

Namun sayangnya, beberapa bulan kemudian, ketika pengumuman naskah terpilih, naskah kami belum tercantum didalamnya

namun, saya percaya,Seperti yang yudi juga percaya : kalau dari 25 naskah terpilih,kami sebenarnya ada di nomor 26,,:)

***

Kemaren, setelah sekian lama tidak berkunjung di sebuah tempat peminjaman dvd, saya menemukan FISFIC 1, yang tak lain tak bukan adalah film2 yang dinayatakan sebagia pemenang kompetisi ini..

Dan ini lah mereka :

1. MEAL TIME

Film pendek pertama ini bercerita tentang kedatangan seorang sipir serta tahanan baru di tempat persinggahan tahanan sementara, entahlah, saya tidak tau sebutannya. Disinilah. 3 orang sipir : yaitu, sutisna, aziz dan andre ( ya, anda tidak salah baca) harus berhadapan dengan kematian misterius para tahanan..

Sebenarnya ide cerita yang ditawarkan bukanlah hal baru.pola yg ditawarkan, serta teka teki siapa pelaku pun bisa terjawab dengan mudah, tapi nothing new under the sun lah. Semantara dari segi pembangunan tensi akna sebuah film horror.film ini bisa dikatakan cukup berhasil.setting suasana, musik.sudah terasa pas. Stau hal yang terbilang minus mungkin acting beberapa pemeran yang belum cukup meyakinkan..

Sebuah pemilihan yang tepat meletakkan ini sebagai pembuka..

2. Rengasdengklok

Trailer film ini sudah pernah saya lihat di youtube, dan berhasil membuat saya terkesan dan penasaran seperti apa eksekusi filmnya.dan…

Film ini berintro luar biasa : sebuah animasi yang cerdas, untuk mengantar kisah, satu hari sebelum kemerdekaan sebuah Negara ini

Bercerita tentang sebuah kompi pasukan pengawal pemimpin sebuah Negara yang mengharuskan mereka melewati rimba, dan ternyata di rimba ini, mereka harus berhadapan dengan sepasukan zombie. siapa zombie ini dan Darimanakah para zombie ini berasal, dan akankah para tentara dan juga seorang pemimpin bangsa ini bertahan hidup?

Bicara mengenai ide, saya sangat salut, karena sangat jarang ada sineas yang berani ‘memlintir’ sejarah bangsa ini, dan menambahkan kemunculan mahluk lain sebagai lawan baru para pasukan ini. namun sayangnya tidak semua ide baik, berhasil dieksekusi dengan baik.

Pengunaan efek vintage yang berlebihan, acting para tokoh yang ala kadarnya, dan riasan zombie yang minimalis , akhirnya membenamkan ide yang baut saya..sangat langka di Negara ini.

3. Reckoning

Sepasang suami istri harus menghadapi malam yang mengerikan ketika 3 mahluk berjubah hitam, mendatangi mereka di suatu malam,yang akhirnya membuat rahasia masa lalu mereka perlahan terungkap. Siapa 3 mahluk tersebut? Dan apakah rahasia yang disembunyikan salah satu dari mereka ? yang pasti, setelah itu semua terjawab, kengerian demi kengerian mengisi mata kita sampi di penghujung film

Memilih warna hitam putih sepertinya pilihan cerdas sang sutradara untuk film satu ini, karena entah kenapa terasa sangat pas dengan atmosfir film ini. mungkin kalo ini tidak dihadirkan dengan dua warna ini, film in tidak begitu terasa semencekam ini. sayangnya, alasan sutradara harus menghadirkan 3 sosok, tidak terlalu terlihat disini, karena 2 lainnya seperti Cuma numpang lewat. Bahkan mungkin karakter antagonis akan lebih kuat kalau Cuma dihadirkan sang sosok utama saja.

Dan hal lain yang tak kalah mengganggu adalah penggunaan bahasa inggris ( tanpa sub) yang bercampur dengan bahasa Indonesia. Yang menurut saya terkesan dipaksakan. Karena, kalaupun film ini Cuma hadir dalam bahasa indonesia, tidakan akan ada yang berubah.. bahkan akan membuat penonton lebih mengerti dengan apa yang disampaikan..

Pilihan lainnya, gunakan bahasa inggris di sepanjang film, dan berilah subtitle..

4. Rumah babi

Dari film2 sebelumnya, buat saya, inilah film yang berhasil membuat bulu kuduk saya berdiri, karena (mungkin ) film ini menyajikan unsur ‘horror’ yang berbeda dari 3 film sebelumnya, yang menonton pasti mengerti apa yang saya maksud.
Film ini bercerita tentang seorang pembuat film documenter yang baru sjaa selesai membaut sebuah film dokumentasi tentang kebiadaban yang terjadi pada etnis cina di sebuah rumah. Dan untuk membuat film nyata jadi beda dia harus kembali ke sana demi mengadakan sebuah wawancara khusus dengan si korban tersebut

Namun, misinya tak mudah, karena kejadian demi kejadian aneh pun muncul di rumah tersebut..

Kalau dari tehnik, saya tidak bisa bicara banyak , arena saya juga bisa dibilang nol besar untuk itu,. Saya Cuma bisa mengatakan , buat saya film ini sudah seperti melihat sebuah film propesional. Dan seperti sudah saya singgung dia atas, film ini benar 2 mampau memberikan rasa ngeri yang berbeda dari 3 film sebelumnya, mungkin karena film ini memang berhasil menggambarkan prosesi kematian etnis cina kedalam filmnya yang buat saya..sedikit misterius..

Terakhir, Pertanyaan saya ? ada yg tau kenapa judulnya rumah babi ?

5. Effect

Tau manga karangan takeshi ohbata dengan judul “ DEATH NOTE’ yang menceritakan tentang sebuah buku milik malaikat kematian?

Nah, pernah membayangkan bagaimana kalau death note di hadirkan dalam versi online, dalam sebuah situs…
Maka jadilah film ini

Eva, seorang karyawati sepertinya selalu disudutkan oleh leni, bosnya, seorang wanita setengah baya.

Secara tak sengaja ( atau memang takdir?) dia pun ‘berkenalan’ dengan sbeuah situs bernama effect.org yang menayakan siapa orang yang paling dia inginkan mati..

Dan besoknya… keinginannya terwujud

Segala sesuatu di dunia ini, sekecil apapun, sadar atau tidak,terjadi karena adanya proses sebab akibat,
Inilah mungkin yang dicoba disampaikan oleh orang2 dibalik film ini, bahwa tak ada yg namanya kebetulan. Begitu juga ‘proses’ kematian leni

Sayangnya, efek domino yang coba di tampilkan, terlalu njelimet, sementara kematiannya …saya membahasakannya : tidak terlalu wah..

Simpelnya, kematian seperti itu, bisa dihasilkan dengan effect domino yg lebih singkat dan tidak seribet itu..
Tapi sekali lagi, saya kagum dengan ide yang beda seperti ini.
Cuma saya sedikit bingung dengan adegan pasca ending. Ga jelas.

6. Taxi

Di tengah malam, seorang perempuan mencari taxi untuk pulang, setelah alma menunggu, akhirnya taxi muncul, dan si supir bertampang mesum, mulai menceritakan cerita2 horror dan mengerikan. Ditambah lagi munculnya 2 pemabuk teman alam si supir yang akhirnya mencoba mengambil keuntungan dari siperempuan.

Lihat? Pasti pembaca sudah bisa menebak kemana kita akan dibawa oleh ‘taxi ‘ ini

Ini kebalikannya rengasdengklok : ide biasa, namun dieksekusi dengan cara yang sangat luar biasa. Pemanfaatan setting yg cuma satu dan sempit, Perpindahan kamera, music, warna dan acting para pemain, hampir mendekati sempurna. Apalagi kemunculan shareffa Danish bu dara sebagai main character, sudah menjadi jaminan akan kerennya film ini
Tak salah, untuk meletakkan ini sebagai film penutup fisfic satu ini

Overall,

Kalau untuk kematangan sebuah film, saya akan memilih ‘taxi’ sebagai film yang memang sudah layak untuk disajikan,sementara rumah babi, saya pilihs ebagai film yang paling berhasil membaut sya abergidik…
saya mengacungi jempol untuk fisfic satu ini, karena memang beginilah seharusnya horror atau thriller dikemas, kengerian, tensi . bukan jualan paha dan buah dada seperti yang laris muncul belakangan ini.

Satu hal yang sayangkan adalah: FISFIC : Y U NO PUT FANFICTION FILM?

Sementara, dtemanya, ada sci-fi juga, selain horror dan thriller. Apa masih terlalu berat untuk kita, Indonesia? Entahlah. tapi saya masih memimpikan adanya film sci fi Indonesia, paling tidak sekelas GLITCH, yang buat saya merupakan sebuah teorbosan, walau belum bisa bagus dikatakan.

Semoga,tahun depan akan ada fisfic selanjutnya, danemoga, tahun besok, ada tempat untuk sci-fi didalamnya, dan semoga, didalam film sci fi itu, ada saya dibalik kesuksesannya.

Advertisements

3 thoughts on “FISFIC 1 : PILIHAN YANG MENGERIKAN

  1. jiiaaaah,,,,,,,,, kebaca deh niat semoga2nya…..
    semoga tahun depan ada nama saya sebagai creatornya…
    sukses yaah bg….. :))
    kembangkan teruuus minat d dunia perfilemannya,,
    klo btuh aktris,,, call ajja…… 😀

  2. Aq sih milih EFFECT sebagai film kerennya….. peristiwa jaln proses menuju kematian Boss Cewek-nya Eva sungguh detail. Acungan jempol deh dibanding liat film2 yang selama ini diputer di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s