MAGICAlOVA

Ajaib
Dalam waktu yang relative pendek, saya, Rayes Mahendra, pria romantis yang sangat jarang nonton film atau serial tv romantis berhasil membuat review, ah, tidak, tulisan, atau semacam catatan dan cerita asal tentang beberapa film romantis, Kalau tahun lalu ( akhir 2011) saya membuat catatan tentang no string attached dan ugly truth. Sekarang ada dua film lain yang saya akui membuat saya tertarik untuk tidak lagi memandang sebelah mata genre satu ini. dua film beruntung tersebut adalah :

MIDNIGHT IN PARIS dan THE ADJUSTMENT BUREAU yang dua duanya bertahun 2011

Awalnya saya tau MIDNIGHT IN PARIS dari rekomendasi adil, seorang teman di grup noteseven, salah satu grup ga jelas tapi maha keren yang saya ikuti di facebook. kemudian, saya kembali mendapat review positif dari saudara arif budiman, teman satu jurusan saya yang masternya film2 keren.

Maka saya pun minta film tersebut kepada arif untuk dibawa pulang….
Gil ( owen Wilson ) adalah seorang penulis novel canggung yang sedang berada diparis bersama tunangannya. Di malam harinya, owen yang introvert terlibat perjalanan luar biasa yang mempertemukannya dengan generasi emas penulis dan seniman , seperti ernest Hemmingway dan Pablo Picasso. Disini juga, gil, yang akhirnya kecanduan menjalani perjalanan lintas waktu ini, bertemu dan saling jatuh cinta dengan Adrianne, seorang wanita cantik yang juga membuat Pablo Picasso dan Hemmingway jatuh hati.

Perjalanan ajaib nya di tengah malam paris ini pun membuat semuanya berubah. Nasehat2 hemmingway, picasso, juga waktu yang dihabiskannya bersama Adrianne, membuat dia menjadi dirinya sendiri. tidak seperti saat dia bersama tunangannya di ‘dunia nyata ‘sekarang, gil pun kebingungan, namun akhirnya, penulis naskah memberi sebuah solusi kalau kekasihnya ternyata juga selingkuh dibelakangnya.
Kepada siapakah hati gil berlabuh? Apakah perjalanan itu nyata ?

ADJUSMENT BUREAU, pertama kali saya ketahui lewat diskusi tentang komedi romantsi di forum yang sama yang saya paprkan diatas. Sebutir cewe bernama tari aka mocymomo menyebutkan judul film ini, dan entah kenapa langsung melekat dikepala saya.
Besoknya, dikampus saya diskusi lagi dengan para pencinta komedi romantis semacam handoko dan ludo strait. Dan saya mendapar fakta baru dari handoko bahwa film ini bukanlah komedi romantis!!
Sama seperti sebelumnya, saya bawa pulang mahluk ini, namun baru tadi malamlah saya sempat menikmatinya.
Dan dalam hal ini, saya setuju dengan handoko. TAB, bukanlah film komedi romantis. Bukan karena tokoh utamanya adalah matt dammon, tapi memang ini bukan film komedi, tapi saya harus setuju film ini totally romantic !! bahkan lebih romantis dari film yang pertama saya tulis tadi.

David (matt dammon) adalah seorang politisi muda yang mempunya masa depan cerah di amerika. Namun disuatu ketika, dia jatuh cinta pada seorang ballerina elise ( Emily blunt),namun, sayangnya, penguasa takdir dan antek-anteknya yang disebut malaikat, ehm,, the adjustment bureau, sudah menentukan kalau mereka tidak bisa bersama.
Disinilah akhirnya david , dibantu seorang agen baik hati, Harry ( anthoni Mackie )mencoba mematahkan takdir dan mewujudkan cintanya, walau harus mengorbankan segala sesuatunya. Akanlah semuanya terwujud ? karena diawal saya sudah bilang ini film sangat romantis, maka seberapa science fiction atau thrillernya perjalanan yg ditempuh david, para pembaca pasti bisa menebak akhirnya

Selanjutnya, terlepas dari apakah perjalanan gil di midnight in paris benar benar ada atau Cuma mimpi, atau apakah the adjustment bureau itu masuk romance apa tidak,
Saya lagi lagi ( memaksakan ) menemukan persamaaan di dua film ini
Dua film ini sama2 memeiliki sentuhan magic dan science fistion dalam perjalanan cinta mereka/Gil lewat perjalnan lintas waktunya dan david lewat pintu-pintu malaikatnya. Keduanya sama-sama diuji dalam penentuan takdir mereka.yang mengajarkan cita bahwa Cinta mereka. gild an david sama-sama membuktikan kalao mereka sendiri mampu menjadi penulis dari takdir mereka, penentu dalam cinta mereka.
Terakhir, mau tidak, mau dari dua film ini, kita akan percaya

cinta adalah benda ajaib, membutuhkan keajaiban, dan juga menghasilkan keajaiban

Yang kadang, berada diluar jangkauan otak manusia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s