BUKAN LELAKI TERINDAH

Ketika beberapa hari yang lalu saya masih berkutat dengan mahluk menyeramkan berjudul minitesis,winamp di depan saya kebetulan sedang mendendangkan lagu liu xin yie nya boy band lawas : F4. Teman saya yang kebetulan ( lagi ) baru saja bangun dari hibernasinya berkomentar pendek
HOMO ..

Saya heran, kenapa boyband selalu diidentikkan dengan kaum penyuka pintu belakang tersebut.apakah karena ada beberapa dari mereka yang gay, apakah karena GAYa mereka yang cendrung disukai kaum gay? Atau ganteng dulu kemudian jadi gay, atau jadi gay dulu biar ganteng?

Terserahlah, kita tidak akan membahas itu, karena terus terang saya bukan ahlinya, bagi yang merasa ahlinya, silahkan salurkan kepada sesama jenis anda.(???)

Sekali lagi, kita tidak akan membahas GAY HOMO ATAU MAHO, jadi bagi yang merasa ada kecendrungan, maaf kalau membuat anda kecewa!! Karena kita akan membahas tentang sebuah film lawas bertajuk : 30 hari mencari cinta..

Mungkin bakal banyak yang protes kenapa sampai membahas film jadul tersebut.pertama, itu film udah jadul, kedua , apa hubungannya dengan gay? Karena dari kata homo tadi perbincangan kami berkembang kepada erik: cowo gay yang dalam film itu dimainkan oleh vino g bastian, yang saat itu masih belum seterkenal sekarang.

Mari sedikit bernostalgia ,

Pasti sudah pada tau ama ceritanya : ada 3 cewe yang taruhan dan kemudian berusaha mati2an untuk mendapatkan cowo dalam 30 hari.dan singkat cerita pada akhirnya tak ada satupun dari mereka yang berhasil mendapatkan cowo, karena :

Cewe a pacaran dengan rocker, keren, tapi jarang mandi

Cewe b pacaran dengan seorang romantis, kaya, tapi ramah ( rajin menjamah)

Dan cewe c sepertinya akan sangat beruntung, karena dia mendapat cowo keren, rapi, baik, romantis, mendekati kata sempurna, namun….yah, dia erik itu, dia itu GAY

Akhirnya, setelah mewek bareng2. mereka mengambil hikmah dari pencarian mereka, ternyat demi pencarian mereka, mereka melewatkan sesuatu yang amat berharga,sesutu berharga yang sudah mereka punyai, yaitu : persahabatan

Dan film pun selesai

Tapi apakah benar, kalau persahabatan –lebih- berarti- dari- segalanya adalah pesan yang ingin disampaikan si pengarang atau si pembuat film.mungkin saja !!!
Tapi mari kita dekonstruksi film lawas ini dari sisi yang lain:

…………………………………..

Langsung saja..

Kenapa mereka tidak berhasil menemukan cowo idaman mereka?

Karena selalu ada TAPI di setiap cowo yang mereka temui dan mereka kencani. Dan mereka selalu melihat TAPI tersebut sehingga tak sadar lupa ada hal selain yang tapi itu,lihat dalam adegan direstoran/cafe dimana cowo2 hadir bergantian seperti semacam audisi. Apa yang di perlihatkan ? kekurangan mereka..: anka mami lah, cupu lah, terlalu idealis lah, noraklah, selalu kekurangan dan kekurangan…

Sebuah pepatah yang sudah sangat bulukan ; tak ada yang sempurna diatas dunia, musti perlu di ulang kepada 3 cewe tersebut, selama mereka masih membahas kekurangan dan kekurangan, mereka akan tetap seperti itu, tidak akan pernah menemukan cowo yang SEMPURNA, dan mungkin saja mereka bisa berubah orientasi seperti yang di katakan cassandra, lawan mereka ,yang dimainkan bintang-bokep-dadakan : munamaya di awal karirnya: MEREKA BISA JADI LESBIAN.dan, seandainya semua cewe berpikir seperti mereka, mencari atau menuntut kesempurnaan, maka tak heran, kalau akan banyak dari kami, kaum adam yang lewat pintu belakang….karena tak ada manusia ( baca: cowo) yang lepas dari namanya : kekurangan

Kami BUKAN LELAKI TERINDAH, tapi biarkan kami indah dengan cara kami, kami akan indah dengan segala kekurangan kami… toh, mawar juga punya duri..

Sebuah nasehat dari uje yang pernah saya jadikan status :

Cintai kekurangan, maka kamu tidak akan punya saingan, karena sangat jarang ada orang yang mau mencintai kekurangan orang lain..

NB : tak ada maksud apapun,tak ada gay yang tewas bahkan dilukai dalam pembuatan tulisan ini, cuma tulisan iseng lahir dari 2 sen

makasih atensinya,,,

Advertisements

2 thoughts on “BUKAN LELAKI TERINDAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s